Sunday, March 18, 2012

Lombok (Day 1)- Nginep di Senggigi

Ternyata, pesawat yang gue naiki adalah pesawat jenis foker alias pesawat yang masih pake baling-baling. Ngeliat ini, gue langsung jiper dan memutuskan: pulangnya gue naek kapal laut aja! Uff, untung cuaca saat itu lagi cerah secerah-cerahnya, ga ada awan dan angin sama sekali.

Jam 2 siang, kami mendarat di Lombok. Penerbangan di Lombok sekarang bukan lagi mendarat di Selaparang, melainkan di Bandara Internasional Lombok (BIL), yang baru diresmiin sebulan sebelum kedatangan gue. Bandaranya bergaya modern gitu, mirip terminal 3 Sukarno Hatta.

Sekeluarnya dari pintu kedatangan, gue melihat pemandangan yang unik. Ternyata, masyarakat di sana sangat antusias dengan bandara ini dan menjadikannya sebagai tempat wisata dan hiburan. Banyak banget masyarakat yang dateng dengan menumpang bak colt terbuka, termasuk anak-anak dan nenek-nenek. Mereka berkumpul di lobby yang seharusnya menjadi tempat menunggu mobil atau bus yang datang. Ada juga yang berkerumun di sekitar pagar, melihat pesawat yang mau lepas landas.

BIL ini letaknya memang lebih jauh dari Selaparang. Adanya lebih ke selatan, lebih deket ke arah Kuta dan sekitarnya. Tapi di sana ada Bus Damri, yang rutenya BIL-Senggigi dan BIL-Mataram (Terminal Mandalika). Harganya Rp 25.000 untuk ke Senggigi dan Rp 15.000 untuk ke Mataram. Kami memutuskan untuk menuju Senggigi aja karena di sanalah kami akan bermalam.

Sebelum pergi, gue sama sekali ga bikin rencana perjalanan atau apapun. Abisnya, gue harus mengejar 3 detlen sekaligus (masalah tipikal sebelum liburan). Alhasil, gue ga tau harus nginep di mana, mesti ke mana. Hehehe…bener2 go with the wind blow de..

Tapi untung, salah satu temen perjalanan gue, Fean telah browsing-browsing mengenai tempat yang mau dituju. Untuk urusan hotel, kami memutuskan untuk cari on the spot aja.

Senggigi

Sunset di Senggigi
Tujuan pertama kami adalah Senggigi. Selain ada bus damri dari bandara, tempat ini letaknya lebih dekat ke Gili. Yup, besok kami memang memutuskan untuk menuju Gili Trawangan. Di dalam bus, gue iseng bertanya tentang hotel murah di kawasan gili. Kenek menyarankan dan menurunkan kami di sebuah hotel yang gue lupa namanya. Aih, gila apa. Itukan hotel termahal di antara hotel lainnya. Gila emang tuh kenek.

Akhirnya setelah makan sambil brosing sana sini, kami menemukan hotel Ellen, yang letaknya enggak jauh dari tempat kami turun tadi. Hotel ini cukup nyaman, bersih, dan ga jauh dari pintu masuk umum pantai Senggigi. Harga Rp 100.000/kamar, termasuk sarapan pagi.

Setelah solat, kami berangkat menuju pantai untuk menikmati Sunset. Enggak seperti yang gue bayangkan, pantai ini biasa aja ya. Mirip pantai Kuta atau Sanur di Bali gitu deh, ga terlalu istimewa. Tapi ya namanya sunset, selalu indah di mana aja. Nah, setelah pulang gue baru tau ada tempat sunset lain yang lebih bagus yang letaknya ga terlalu jauh dari Senggigi, walaupun harus menaiki gunung mendaki lembah. Dengan kata lain.. ga jauh tapi naiiik terus. Namanya Pantai Nipah. Kami melewatinya besok hari ketika akan menuju Gili.

Telp Hotel Ellen: 0370-693077

4 comments:

  1. suka deh lihat blog-nya... terutama karena mau ke lombok juga.
    eh.. kuranngya, transportnya kaliii... naik apa keliling lombok..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Devi,

      Makasih udah mampir di blog gw. Di Lombok, gue keliling pake mobil sewaan. Ini nomer rental Mobil: Mbak Windy (081917904080)

      Delete
  2. Bandara-Senggigi, Bandara-Mataram, lebih dekat yang mana?
    Thanks banget..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih dekat ke Mataram. Kalau mau ke Senggigi harus lewat Mataram dulu. :D

      Delete