Thursday, September 4, 2014

Transit in Dubai

Dalam perjalanan saya ke Turki Mei kemarin, saya menyempatkan diri mampir di Dubai. Transit sebenarnya, karena saya menggunakan maskapai milik UEA, Emirates.

Saat membeli tiket, ada beberapa pilihan waktu transit di Dubai—yakni 3 jam, 7 jam, 17 jam dan 20 jam. Saya memilih waktu transit 17 jam agar bisa berkeliling Dubai dahulu. Saya pikir, karena waktu transit saya di atas 8 jam, saya akan mendapatkan fasilitas transit gratis di Dubai. Ternyata tidak. Fasilitas transit gratis itu memang berlaku bagi penerbangan yang waktu transitnya di atas 8 jam, asalkan tidak ada waktu transit yang lebih pendek. Nah, di kasus saya, ada waktu transit yang hanya 3 jam, makanya fasilitas itu tidak saya dapatkan.

Alhasil, saya harus mengurus visa sendiri dan mencari akomodasi sendiri. Deg-degan. Dubai bukan negara yang sulit ditembus turis asing, tapi barusan saja saya dapat kabar ada rekan miliser saya yang visa Dubainya ditolak, padahal dia menggunakan Emirates, paspornya penuh, dan tinggal di Eropa. Sementara, paspor saya “baru” alias masih kosong. Paspor lama saya, yang sudah terisi cukup banyak visa, hilang. Ya sudahlah, pikir saya. Whatever will be lah ya. Kalau visa tak berhasil, ya, saya terpaksa menghabiskan waktu 17 jam di bandara…

Empat hari sebelum keberangkatan, saya meng-apply visa via website Emirates. Mepet memang, tapi bagaimana lagi. Saya baru tahu tidak mendapat fasilitas itu sehari sebelumnya. Untung juga saya naik Emirates karena bagi penumpang Emirates, ada layanan visa online. Tinggal masuk ke webnya, masuk ke manage my booking, apply visa dan mengikuti petunjuknya. Gampang. Saya hanya perlu men-scan beberapa dokumen yang diminta seperti paspor, surat keterangan kerja, pas foto, dan sebagainya.

Alhamdulillah, dalam waktu hanya 3 jam,  visa saya di-approve. Kaget juga saya, tak menyangka secepat itu. Saya apply Selasa malam, Rabu pagi saya sudah terima imel yang menyatakan visa saya disetujui. Padahal, saya tidak menyertakan bukti akomodasi, karena saya lupa men-gattach-nya :D


Oya, visa biasanya jadi dalam waktu 3-4 hari kerja. Dan perlu diingat, hari libur mereka adalah hari Jumat, bukan hari Minggu.

No comments:

Post a Comment